
Membuat aplikasi penjualan dengan Android studio – Pernahkah Anda merasa sering kerepotan untuk melakukan pencatatan arus masuk dan order pada bisnis yang dijalankan? Nah, membuat aplikasi penjualan dengan android studio mungkin bisa menjadi solusi yang Anda perlukan.
Bisa dikatakan bahwa kehadiran aplikasi penjualan adalah salah satu bentuk kemajuan dalam strategi bisnis. Dengan membuat aplikasi ini, manajemen bisnis, terutama penjualan, akan bisa diatur dengan lebih rapi. Artinya, pembukuan bisnis Anda akan lebih clear dan tentu masalah-masalah terutama dalam kesalahan pencatatan bisa dihindari dengan maksimal.
Lantas, bagaimana cara untuk membuat aplikasi penjualan tersebut dengan menggunakan Android studio?
Lantas, bagaimana cara untuk membuat aplikasi penjualan tersebut dengan menggunakan Android studio?
Cara membuat aplikasi penjualan dengan Android studio
Langkah pertama untuk membuat aplikasi penjualan adalah dengan membuat deskripsi aplikasi. Contoh dari deskripsi aplikasi salah satunya adalah:- Nama pelanggan
- Nama barang yang dibeli
- Jumlah barang yang dibeli
- Harga barang
- Uang pembayaran
- Buka Android Studio dan buat project baru dengan mengklik laman create new project
- Beri nama pada project tersebut, seperti ‘penjualan’ atau lainnya
- Tentukan target SDK dan kemudian pilih empty activity
- Lanjutkan pengisian hingga opsi finish. Anda bisa menggunakan opsi ukuran device 5.1 WVGA pada emulator
- Buka layout dan kemudian klik activity_main.xml untuk membuat layout. Ada beberapa bagian layout, seperti text view, scroll view, button dan edit text. Cari kode-kode xml dari bagian layout tersebut
- Cek hasil layout yang dibuat
- Selanjutnya, berikan coding Java yang terdapat pada MainActivity.java. Anda bisa mencari variasi kode tersebut
- Jika sudah selesai, running aplikasi. Apabila tidak ada error pada kode Java, maka aplikasi penjualan yang Anda inginkan sudah siap untuk digunakan
- Loy-Verse Point of Sale
- Kasir Toko Portable
- Kasir Pintar Free
A
Ditulis oleh
admin
Tim NusaWebsite — membantu bisnis Indonesia tumbuh lewat website, aplikasi, dan iklan digital.